Contoh Desain Rumah Yang Tahan Gempa

Contoh Desain Rumah Yang Tahan Gempa Agustus 2017

Contoh Desain Rumah Yang Tahan Gempa – Lokasi Indonesia adalah lokasi yang paling banyak mempunyai tingkat kemungkinan gempa yang tinggi di antara banyak daerah gempa semua dunia. Mencermati dari beberapa gempa besar yang berlangsung di lokasi indonesia nyatanya beberapa besar bangunan di negara kita masihlah belum penuhi kriteria bangunan tahan gempa. Menanggapi hal semacam itu dari mulai saat ini bila bangun tempat tinggal pastinya kita mesti mendesain rumah itu agar tahan pada gempa. Rumah tahan gempa yang disebut yaitu bangunan rumah yang jika :

digoyang gempa ringan, tidak mengalami kerusakan apa-apa,
digoyang gempa sedang, hanya mengalami kerusakan pada elemen non struktural saja,
digoyang gempa besar, boleh mengalami kerusakan pada elemen non struktural maupun struktural, tetapi bangunan harus tetap berdiri dan tidak boleh runtuh.

Contoh Desain Rumah Yang Tahan Gempa

Oleh karenanya dalam bangun rumah ada syarat-syarat agar bangunan tetaplah kokoh meskipun terserang guncangan gempa. dan simaklah persyaratan apabila anda sedang membangun rumah tahan gempa.

1. Dalam membangun rumah harus terletak diatas struktur tanah yang stabil

  • Mengingat tanah adalah sebagai penerus getaran saat terjadinya gempa. Sebisa mungkin Anda harus membangun rumah diatas struktur tanah yang stabil. Struktur tanah yang stabil yaitu tanah yang bertekstur keras, padat, dan merata kekerasannya. Jika struktur tanah tersebut semakin keras maka partikel-partikel tanah akan mengalami pergerakan semakin kecil pada saat terkena guncangan gempa.

2. Rancanglah rumah dengan denah bangunan yang sederhana

  • Sebaiknya rancanglah rumah dengan denah yang sederhana, misalnya jika Anda terpaksa membangun rumah dengan bentuk denah yang tidak simetris seperti berbentuk denah huruf U, T, L, dll maka Anda perlu melakukan pemisahan struktur tersebut
  • Selain itu penempatan dinding-dinding penyekat dan lubang pintu juga harus diperhatikan. Sebisa mungkin tempatkanlah dinding penyekat dan lubang pintu pada posisi yang simetris
  • Pada pembuatan bidang-bidang dinding sebaiknya membentuk kotak-kotak tertutup supaya dinding satu dengan yang lainnya dapat berkaitan dengan baik
  • Untuk pembuatan atap rumah sebisa mungkin Anda membuat atap yang ringan

3. Pondasi

  • Seperti yang kita bahas diatas tadi rumah harus berdiri pada tanah yang stabil, begitu pula dengan pembuatan pondasi juga harus di letakkan pada tanah ang stabil atau keras. Bilamana kondisi tanahnya kuang bagus maka Anda harus mempebaiki kondisi tanah tersebut supaya pondasi tidak mudah amblas. Kedalaman pondasi juga harus dipehatikan, paling baik adalah pondasi yang terletak pada kedalaman 45 cm dari permukaan tanah yang aslinya.
  • Sebaiknya pondasi rumah di buat menerus sekeliling pada rumah yang akan dibuat. Pondasi dinding kamar juga harus dibuat menerus tersambung dengan pondasi dinding lainnya. Kemudian pada pondasi-pondasi tersebut perlu diikat satu sama lain supaya tidak patah dengan memakai balok pengikat yang disebut sloof pada sepanjang pondasi tersebut. Pastikan selalu pondasi, sloof dan kolom akan saling terikat satu dengan yang lainnya.

4. Pada setiap luasan dinding 12 m2 , harus dipasang kolom, bisa menggunakan bahan kayu, beton bertulang, baja, plester ataupun bambu.

5. Rumah harus dipasang balok pada sekeliling bangunan yang diikat kaku dengan kolom sehingga kerangka bangunan dapat terikat dengan kokoh dan kaku.

6. Pada bagian atap rumahnya Anda bisa menggunakan kayu yang kering atau baja ringan sebagai konstruksi kuda-kudanya. Pemilihan atap juga sebisa mungkin pilihlah bahan atap yang ringan. pada pemasangannya ikatlah atap dengan konstruksi kuda-kuda supaya atap tidak melorot pada waktu diguncang gempa.

8. Pilihlah bahan dinding dengan bahan ringan seperti papan, papan berserat, papan lapis, bilik dan ikat dengan kencang dinding tersebut denyan kolom. Selanjutnya bila menggunakan dinding bata/batako, ada baiknya jika Anda memilih bata pilihlah bata yang tidak mudah patah. Ciri-ciri bata yang bagus ialah bata yang jika diadukan berbunyi nyaring. Pada setiap jarak vertikal 30 cm, pemasangan bata diberi angker yang dijangkarkan ke kolom. Ukuran panjang angker kurang lebih 50 cm dan berdiameter 6mm

9. Untuk membuat rumah dengan kokoh perhatikanlah bahan spesi/adukan, beda adukan semen juga berbeda hasil kekuatan bangunannya karena setiap jenis tras, pasir dan semen mempunyai sifat yang berbeda. Untuk itu supaya bangunannya tahan gempa pilih jenis tras, pasir dan semen yang bagus dan sebaiknya perbandingan campuran mengikuti standar yang ada.

10. Bangunan tahan gempa memiliki komponen-komponen yang terikat antara satu dengan yang lainnya, baik antara komponen struktural maupun non struktural.

Artikel Terkait :

lukisan guci sederhana, aquarium dinding model joglo, bentuk ruangan yang tidak sesuai dengan rumah tahan gempa adalah, kios baja ringan, instalasi listrik dirumah menggunakan rangkaian, hiasan kendi dari kayu, gapura bahan baja ringan, gambar gubuk bagus, denah rumah lengkap com, www denah pondasi
Contoh Desain Rumah Yang Tahan Gempa | admin | 4.5